Eks pemain Hull City, Ryan Mason, harus mengakhiri karier sepak bolanya di usia yang baru 26 tahun. Benturan kepala yang melibatkannya dengan Gary Cahill musim lalu membuat gelandang tengah ini terpaksa pensiun dini. Menyadari keputusan tersebut, kaptenChelsea itu pun mengirimkan pesan yang mengharukan.
Mason sudah tidak bermain selama setahun terakhir akibat benturan kepala tersebut. Ia didiagnosa menderita gegar pada kepalanya sehingga dianjurkan untuk istirahat total dari sepak bola. Setelah melakukan beberapa tahapan pengobatan, pemain Inggris ini akhirnya menyerah.
[Baca Juga Lagi, Pelatih Fiorentina Kecam VAR]
Senin lalu ia resmi mengumumkan gantung sepatu dari dunia yang telah membesarkan namanya. Hal tersebut pun membuat Cahill sedih. Sebagai pemain yang mengakibatkan eks pemain Tottenham Hotspur itu cedera, Cahill mengaku sedih mendengar kabar tersebut.
"Saya sedih mendengar berita dari Ryan. Di tiap kompetisi, sangat memilukan melihat pemain profesional sepertinya harus berakhir seperti ini. Dari hati yang paling dalam saya ucapkan cinta kepada Ryan dan keluarganya. Semoga ia selalu mendapatkan yang terbaik," ujar Cahill kepada Mirror, Rabu (14/2/2018).
"Saya sangat menyesal dengan apa yang terjadi pada Ryan. Kita semua tak ingin hal itu terjadi, apalagi dia adalah pemain yang sangat berbakat," tambahnya.
Tabrakan antara Mason dan Cahill terjadi pada Januari tahun lalu ketika Chelsea menghadapi Hull City. Dalam sebuah duel udara, kepala keduanya terlihat saling berbenturan hingga membuat Mason tidak sadarkan diri.
Dapatkan bonus lucky cashback 7 + 7%, bonus free credit hingga 200K IDR, dan bonus referal yang lifetime. CACINGNAGA168 hadir untuk para pencinta casino online ataupun judi bola. Dengan system enkripsi tingkat tinggi menjamin keamanan dan kerahasian data dari member-member kami.
Tunggu apa lagi? Daftar sekarang juga dan dapatkan bonusnya!

No comments:
Post a Comment